Jumat Curhat Kapolsek Kuripan, Bahas Kesiapan Cegah Gangguan Jelang Bulan Suci Ramadhan

Jumat Curhat Kapolsek Kuripan, Bahas Kesiapan Cegah Gangguan Jelang Bulan Suci Ramadhan

Lombok Barat, NTB – Dalam  Gotong Royong Pemerintah Desa Kuripan dan di rangkai dengan Jumat Curhat  Bersama Anggota polsek kuripan.

Kapolsek Kuripan, Polres Lombok Barat, Polda NTB, Iptu Sutrisno mengatakan dalam kegiatan ini berkesempatan berbincang langsung Bersama Kades dan Staff Desa Kuripan.

“Kegiatan Gotong Royong pemerintah Desa Kuripan ini bertujuan untuk membersihkan lingkungan yang rutin dilaksanakan setiap hari Jumat ( jumat bersih),” ungkapnya.

Serta untuk menjalin kerja sama, silaturahmi pemerintah Desa dengan polsek kuripan.

“Bahwa Gotong Royong membersihkan lingkungan di seputaran wilayah kuripan merupakan tanggung jawab kita bersama guna membentuk hidup yang sehat,” imbuhnya.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka kita menyambut bulan ramadhan yang sebentar lagi Bersama-sama akan menunaikannya.

Kapolsek Kuripan Hasbi menyambut baik kegiatan Jumat Curhat yang merupakan program Polri dalam rangka menyerap informasi dari masyarakat.

“Baik itu saran dan pendapat kepada pihak kepolisian sehingga apapun permasalahan dapat kita pecahkan dan mendapatkan solusi. Guna terciptanya keamanan dan Ketertiban dimasyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadhan, pemerintah Desa harus lebih mempersiapkan BKD atau Linmasnya.

“Dalam mengamankan wilayah pada saat bulan puasa, seperti pengaman pada saat sholat teraweh. Perangkat kewilayahan mensosialisasikan terkait larangan membunyikan petasan demi kenyamanan beribadah, dan tetap bekerja sama dengan bhabin dan Bhabinsa,” imbaunya.

Kepala Desa juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Kapolsek Kuripan bersama anggota dalam rangka Gotong Royong dan atas himbauan kamtibmasnya.

“Pemerintah Desa akan selalu bekerja sama dengan pihak kepolisian serta selalu mendukung program kepolisian,” katanya.

Terkait dengan bulan Ramadhan, Kepala Desa akan memerintahkan kepada BKD dan perangkat kewilayahan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat.

“Mensosialisasikannya lebih massif lagi, untuk tidak menyalakan petasan demi kenyamanan beribadah di bulan puasa,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *