Warga Keluhkan Maraknya Kos-kosan Menjadi Tempat Kumpul Kebo, Dalam Kegiatan Jumat Curhat Kapolsek Batulayar

Kegiatan Jumat Curhat Kapolsek Batulayar, Warga Keluhkan Maraknya Kos-kosan menjadi Tempat

Lombok Barat, NTB – Kegiatan Jumat Curhat Kapolsek Batulayar kali ini bertempat di desa Batulayar Barat, Kec. Batulayar, Kab. Lobar.

Kapolsek Batulayar Kompol Ricky Yuhanda, S.E., S.I.K. mengatakan, bersama jajarannya menemui toma, Toda, dan tomas, pokmas.

“Guna membina kerjasama dengan toma, Toda dan toga untuk menciptakan dan menjaga Kamtibmas lingkungan setempat,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, warga menyampaikan keluhan dan masukan antara lain mengharapkan Polsek Batulayar agar membantu untuk meningkatkan patrol. Dalam mencegah adanya TP maupun 3C.

Juga Menyarankan agar masyarakat dan polisi selalu bersinergi melalui kegiatan yang ada di masyarakat maupun keagamaan.

Ada juga penyampaian terkait banyaknya kos-kosan yang menjadi tempat kumpul kebo yang mana hal itu sering memicu kemarahan massa.

“Kaitan apabila terjadi TP curanmor agar segera melaporkan ke Polsek Batulayar untuk bisa kita tangani melalui proses hukum yang berlaku. Serta memberikan pelayanan kepolisian yaitu patroli rutin serta menghimbau agar warga secara bersama-sama menjaga kondusifitas di lingkungan masing-masing,” imbaunya.

Juga m,enyampaikan apapun kejadian yang disinyalir akan terjadi amuk massa, tomas/ atau warga setempat segera melaporkan ke Polsek Batulayar.

“Agar nantinya di Mako Polsek Batulayar dilakukan mediasi dan atau meminimalisir kejadian yg lebih luas,” pungkasnya.

Kapolsek Batulayar jg menyampaikan dlm rangka menjalani bulan ramadhan dan utk menjaga kenyamanan dalam menjalankan ibadah puasa.

“Kepolisian berharap agar peran serta para tokoh-tokoh masyarakat untnk menghimbau para remaja agar tidak memainkan petasan, balap liar, balap lari dan lain-lain,” imbuhnya.

Harapannya Desa Batulayar Barat tetap solid dalam bersama -sama menjaga kestabilan Kamtibmas terutama dalam rangka menjelang pemilu 2024.

“Agar masyarakat pandai dan bijak dalam menyingkapi situasi utk jangan mudah terhasut dan terpancing. Dari segala informasi atau berita yang sekiranya akan merusak persatuan dan kesatuan bangsa,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *