Menggalang Persatuan dan Kesatuan: Desa Mareje, Lombok Barat Bentuk Panitia Pawai Takbiran Bersama Tokoh Agama dan Masyarakat

Pembentukan Panitia Pawai Takbiran di Desa Mareje, Meningkatkan Toleransi Antar Umat Beragama

Lombok Barat, NTB – Desa Mareje, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat menggelar pertemuan menjelang acara pawai takbiran, Kamis (13/4/2023). Adapaun dalam rapat pembentukan panitia yang hadir dari berbagai tokoh agama dan tokoh masyarakat. Terdiri dari gabungan umat Muslim dan Buddha, serta kepala dusun Desa Mareje.

Kepala Desa Mareje, H. Muhsin Salim dan Sekdes Mareje, Ramli Ahmad S.Pd hadir dalam rapat tersebut. Bersama dengan tokoh agama umat Muslim, Haji Qidran S.Pd dan tokoh agama umat Buddha, Romo Nasib dan Romo Drap.

Dalam rapat ini juga hadir Kapospol Mareje Ipda I Gst Kmg Suyasa Hartawan, Bhabinkamtibmas Desa Mareje, Aipda Ishak, dan Babinas Desa Mareje, Burhanuddin.

Kapolsepol Mareje Kapospol Mareje Ipda I Gst Kmg Suyasa Hartawan mengatakan dalam ini membahas pembentukan panitia acara pawai takbiran.

“Tujuannya adalah untuk mempererat dan meningkatkan toleransi antar umat beragama di Desa Mareje. Sekaligus memberikan pesan-pesan kepada masyarakat agar selalu menjaga kesatuan dan kerukunan di Desa Mareje,” ungkapnya.

Dalam pawai takbiran di Desa Mareje ini natinya, harapannya dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Juga dapat menjadi wadah untuk meningkatkan toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Desa Mareje.

Dalam rapat pembentukan panitia acara pawai takbiran di Desa Mareje ini, para tokoh agama dan tokoh masyarakat juga memberikan dukungan penuh untuk kegiatan ini.

Mereka berharap kegiatan ini dapat membawa dampak positif bagi masyarakat Desa Mareje dan dapat menjadi sarana untuk mempererat persatuan dan kesatuan di antara umat beragama.

Kepala Desa Mareje, H. Muhsin Salim, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wujud dari upaya untuk menjaga kebhinekaan. Serta memperkuat persatuan dan kesatuan di antara masyarakat Desa Mareje.

“Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses, serta dapat membawa dampak positif bagi masyarakat Desa Mareje,” ujarnya.

Sekdes Mareje, Ramli Ahmad S.Pd, menambahkan bahwa kegiatan seperti ini juga dapat menjadi wadah untuk meningkatkan rasa saling menghargai dan toleransi di antara umat beragama.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan antar umat beragama dan membawa kebaikan bagi masyarakat Desa Mareje,” tambahnya.

Selain itu, diharapkan juga dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk meningkatkan toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *