Aksi Polisi dan Warga yang Bersatu Padu Mengatasi Pohon Tumbang di Lombok Barat

Polisi dan Warga yang Bersatu Padu Mengatasi Pohon Tumbang di Lombok Barat

Lombok Barat, NTB – Seorang warga di Dusun Kuranji, Desa Lembar, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat menjadi korban pohon tumbang pada hari Senin (17/4) sekitar pukul 06.30 WITA.

Korban, bernama Made Pagah (55 tahun), sedang melintas di Jalan Raya Dusun Gunung Sari, Desa Jakem, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat. Saat berkendara menggunakan sepeda motor warna putih Honda Scoopy.

Kapolsek Lembar, Polres Lombok Barat, Polda NTB, Iptu I ketut Suriarta, SH mengatakan pohon yang tumbang menimpa korban jenis sengon.

“Mengakibatkan luka di bagian kepala korban, sehingga langsung melarikannya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Patut Patuh Patju (Tripat) Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Untuk mendapatkan perawatan medis,” ungkapnya.

Satt itu juga, anggota KSPK II Polsek Lembar bersama anggota Sat Samapta Polres Lombok Barat langsung menuju lokasi pohon tumbang.

Mereka bekerja sama dengan warga sekitar untuk memotong pohon menggunakan parang dan 2 buah mesin chainsaw milik Sampata Polres Lombok Barat.

“Pada akhirnya, kegiatan evakuasi pohon tumbang berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif dan berhasil selesai, sehingga kini warga bisa melalui  jalan raya tersebut,” imbuhnya.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh warga yang beraktivitas di sekitar area kejadian untuk selalu berhati-hati dan waspada. Terhadap kemungkinan adanya pohon tumbang sususlan yang dapat membahayakan pengguna jalan yang melintas.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kejadian serupa, jika menemukan pohon yang rentan tumbang ke pihak kepolisian maupun pihak terkait lainnya,” imbaunya.

Hal ini agar kejadian serupa dapat mencegahnya di masa yang akan datang dan meminimalisir terjadinya korban jiwa dan kerugian materiil.

Terakhir, Polsek Lembar juga menyampaikan harapannya agar masyarakat selalu mengutamakan keselamatan diri dan lingkungan sekitarnya.

“Terutama saat melintas di sekitar area yang rentan terjadi kecelakaan atau bencana alam,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *