Menghijaukan Lombok Barat: Dandim 1606 Mataram dan Danrem 162/WB Gelar Penanaman Mangrove untuk HUT TNI ke-78

Lombok Barat, NTB – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 1606 Mataram, Letkol Arm Muh. Saifudin Khoiruzzamani, S.Sos., M.Han., bersama Komandan Komando Resor Militer (Korem) 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han., melaksanakan aksi nyata dengan penanaman mangrove yang berlangsung di Kawasan Wisata Alam Mangrove Bagek Kembar, Dusun Empol, Desa Cendi Manik, Sekotong, Lombok Barat, Rabu (27/9/2023)

Kegiatan penanaman mangrove yang dilakukan oleh Komandan Kodim (Dandim) 1606 Mataram dan Komandan Korem (Danrem) 162/WB, ini menandai komitmen TNI dalam menjaga dan melestarikan lingkungan alam.

“Penanaman mangrove juga sejalan dengan semangat konservasi dan pelestarian alam yang dijunjung tinggi oleh TNI dalam rangka mendukung upaya mitigasi perubahan iklim,” ujar Danrem 162/WB, Brigjen TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh TNI-Polri, Forkopimda, serta para pelajar yang antusias untuk ikut serta dalam aksi pelestarian lingkungan ini. Kehadiran mereka menggambarkan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.

Letkol Arm Muh. Saifudin Khoiruzzamani, S.Sos., M.Han., dalam keterangannya mengungkapkan, “Kegiatan ini adalah bentuk komitmen TNI dalam mendukung pelestarian alam serta sebagai wujud nyata peran TNI dalam membangun kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda, serta pentingnya menjaga ekosistem mangrove sebagai lindungan alam yang vital,” Jelasnya.

Sementara itu, Brigjen TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han., menambahkan, “TNI selalu berupaya menjadi contoh dalam hal pelestarian alam dan menjaga keseimbangan ekosistem. Kita berharap penanaman mangrove ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.” Tegasnya.

“Kegiatan penanaman mangrove dalam rangka HUT TNI ke-78 ini merupakan langkah nyata dalam mendukung pelestarian lingkungan alam, menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove, serta melibatkan masyarakat dalam upaya pelestarian alam. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk mewariskan lingkungan yang sehat kepada generasi mendatang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *